Selasa, 18 Juli 2017

STRUKTUR DINDING PEMIKUL (THE BEARING-WALL STRUCTURE )

 STRUKTUR DINDING PEMIKUL


 System struktur dinding pemikul adalah system struktur yang menggunakan dinding sebagai penopang atau sebagai pemikul beban pada bangunan.
 Beban pada bangunan ditopang atau dipikul oleh kolom dan balok. Dinding pada bangunan menggunakan system struktur ini berfungsi hanya sebagai pembatas. Penambahan fungsi structural pada dinding yang biasa kita gunakan hanya sebagai pembatas, memerlukan perlakuan khusus yang harus dipenuhi jika kita ingin menggunakannya.

 Contoh gambar beban pada dinding pemikul

Karena penyaluran beban vertical pada bangunan dilakukan oleh dinding, denah perlantai bangunan bertingkat banyak yang menggunakan system struktur dinding pemikul biasanya tipikal atau seragam jadi tidak mengherankan, apabila bangunan bertingkat banyak yang menggunakan system struktur dinding pemikul biasanya adalah bangunan residensial seperti hotel dan apartemen yang memiliki denah perlantai yang tipikal.
 Ketebalan dinding harus diperhatikan secara seksama karena berkaitan erat dengan berapa beban yang harus dipikul oleh dinding perlantai. Dinding lantai terbawah biasanya memiliki ketebalan yang terbesar, semakin keatas ketebalan dindingnya biasanya semakin menipis. Hal ini disebabkan dinding dilantai paling bawah menopang beban lantai lantai diatasnya.

MATERIAL STRUKTUR DINDING PEMIKUL

1.       TANAH
Tanah juga merupakan bahan dasar material bangunan pada awalnya dipakai sebagai material pembentuk dinding.
Urutan perkembangan penggunaan tanah sebagai material bangunan secara historis diawali dengan : - Rammed earth - Tanah plastik atau lumpur - Tanah prafabrikasi - Batu bata lumpur - Batu bata bakar
2.       BETON
 Sebagai material struktur dinding pemikul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERILAKU DALAM ARSITEKTUR PROSES DAN POLA PERILAKU MANUSIA

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah- NYA sehingga kita semua dalam kea...